Aku dan Penatku

1446962-bigthumbnail

Aku mulai menggeliat dari penat

Menyebalkan, justru dia semakin lekat

Deru nestapa begitu mengoyak sukma

Melantunkan elegi pengusik rohani

 

Tiada lagi candaan kedamaian

Tertutup penat yang semakin lekat

Sua kita begitu berbeda makna

Sua peduli telah begitu jauh pergi

 

Aku angka di antara satu dan dua

Melebur di antara taburan angka sempurna

Aku tidak ada dan jelas tak berguna

Setidaknya itu anggapan mereka

 

Itulah lantunan elegi pengusik hati

Yang setia mengingatkan siapa aku

ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s