Masih Di Bawah Umur

20190803_201147_0000

“Wak Hamid, ada orang dari POLSEK yang ingin bertemu.”
Entah, ini kali keberapa Abdur, keponakan uwak Hamid memanggilnya. Hatinya masih saja berat untuk menemui orang-orang berseragam itu. Karena dirinya yakin, hasilnya akan tetap sama.
Uwak Hamid kembali mengaduk cangkir kopi ketiganya. Entah sudah berapa lama dirinya hanya duduk di ruang tamu, termangu, dan tidak menghiraukan apa-apa. Bukannya menanggapi panggilan keponakannya, uwak Hamid justru menyalakan putung rokok kelobotnya yang masih tinggal separuh. Dirinya masih tidak habis pikir, anak satu-satunya Continue reading

Advertisements