GADISKU

“lihat lihat! dia kembali lagi.

Benarkah? Dia datang lagi?

Iya benar, karena dia selalu ke sini setiap hari minggu selama tiga tahun terakhir. “

Aku mendengar percakapan dua pelayan kafé yang tampaknya mulai bosan dengan gadis itu. Tidak seperti diriku, aku justru senang dengan setiap kehadirannya. Tanpa adanya alasan yang special, hanya senang saja. Aku juga tak tau mengapa bisa begitu.

Dia, gadis itu, Continue reading

Advertisements